Menyikapi respon positif pasar terhadap produk Toyota Avanza yang diluncurkan awal tahun ini, PT Toyota-Astra Motor (TAM) meluncurkan Toyota Avanza tipe S untuk memenuhi permintaan pasar akan varian automatic transmission.
Johnny Darmawan, presiden direktur TAM, menyatakan peluncuran Toyota Avanza 1.3S A/T (automatic transmission) merupakan upaya TAM untuk memenuhi permintaan pasar akan varian automatic dari Toyota Avanza. Sebagai produk varian baru, Toyota Avanza 1.3S A/T ini dilengkapi dengan beberapa fitur baru yang menjadikannya lebih stylish dan powerful dibandingkan dengan varian sebelumnya.
Dibanding sang kakak, tampilan eksterior Avanza 1.3S A/T terlihat lebih trendi dengan pemasangan green laminated windshield glass, serta rear window defogger yang mampu meningkatkan kenyamanan mengemudi. Desain interiornya tampak lebih sporti dengan warna dasar meter combination yang lebih gelap, penggunaan sistem digital untuk odometer dan tripmeter, serta pemasangan lapisan krom pada shift lever dan shift lever panel. Adanya air refreshner juga semakin meningkatkan kenyamanan di dalam kabin.
Avanza 1.3S A/T mengadopsi ABS (Anti-Lock Braking System) untuk mencegah kondisi ban terkunci pada saat pengereman mendadak sehingga pengereman yang stabil dan aman dapat dilakukan pada jalan licin, bahkan pada kecepatan tinggi.
Avanza 1.3S A/T tersedia dalam 6 pilihan warna, termasuk warna baru Black Mica yang kini juga tersedia untuk Avanza M/T (manual transmission). Dalam hal perawatan kendaraan, konsumen tidak perlu merasa risau karena seperti halnya produk Toyota lainnya, Avanza 1.3S A/T didukung oleh jaringan pelayanan purna jual Toyota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Sementara itu, pada Januari - Juli 2004, pasar otomotif nasional tumbuh 29,7% dibanding periode yang sama tahun lalu dengan angka penjualan mencapai 264.609 unit. TAM tetap memimpin 30,6% pangsa pasar otomotif domestik di Januari - Juli 2004 dengan penjualan sebanyak 80.891 unit, atau tumbuh 36,5% dari periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan pasar otomotif ini terutama didorong oleh penjualan kendaraan non-komersial/kendaraan penumpang di kelas 4x2 low atau compact minivan yang dipelopori oleh Toyota Avanza, yang sepanjang periode Januari - Juli 2004 telah berhasil terjual sebanyak 24.015 unit atau memimpin 35,6% pangsa pasar di kelasnya.